MANGGALA Cattery

Manggala Cattery is CFA, FIFe/ICA and TICA registered

Article Post New Entry

Pertimbangan sebelum memutuskan menjadi cattery

Posted by audimanggala on July 21, 2016 at 11:25 PM

Akhir-akhir ini harga pakan cat food semakin melonjak, harga shampoo dan perlengkapan kucing lainnya juga meningkat. Hal ini menyebabkan biaya perawatan kucing menjadi semakin tinggi.


Tentunya ini berimbas kepada para cattery yang memiliki kucing dengan jumlah yang banyak. Beberapa cattery mulai goyah dan ada kemungkinan menutup catterynya dan ada juga yang sudah jarang ikut show. Tapi banyak juga yang tidak bermasalah dengan hal tersebut, bahkan semakin rajin ikut show.

Nah salah satu penyebab terjadinya perbedaan tersebut adalah motivasi awal saat hendak mendirikan cattery, apakah sekedar hobby atau untuk bisnis atau keduanya. Sebagaimana kita ketahui, biaya untuk merawat kucing per ekornya lumayan mahal. Biaya perawatan tersebut dapat kami ilustrasikan sebgai berikut :

Modal awal :

1. Biaya adop membeli parent/indukan, sebagai contoh untuk kucing kualitas yang baik, bisa di showkan dan bisa dibeeding minimal sekitar 25jt. bila 2 ekor menjadi Rp. 50 juta.

2. Biaya Instalasi AC, untuk ruangan 3x4 m butuh AC minimal ukuran 3/4 PK. Harganya sekitar 3jt an.

3. Biaya Instalasi untuk penyiapan catroom Rp 1 juta per ekor.

4. Biaya pendaftaran cattery, diklat dan administrasinya kurang lebih Rp 2,5 juta.

Total biaya awal Rp. 56,5 juta.

Biaya lainnya :

1. Biaya tempat, bila sewa maka minimal harus disisihkan minimal 1 juta per bulan

2. Biaya listrik per bulan minimal Rp 1 juta

3. Biaya beli Shampo dan grooming perbulan minimal Rp 1 juta

4. Biaya pakan perbulan minimal Rp 400 ribu per ekor, 2 kucing menjadi Rp. 800 ribu.

5. Biaya tak terduga untuk konsultasi, cek kesehatan dan pengobatan minimal Rp. 300 ribu.

6. Biaya show per event minimal Rp 650 ribu

7. Biaya lainnya (kapas, tissue, cairan pembersih dll) minimal Rp 300 ribu

8. gaji owner / opportunity cost untuk owner minimal Rp. 2.000.000 per bulan

Total biaya per bulan Rp. 7.050.000, biaya setahun = Rp 84.600.000

Biaya yang rutin tahunan (1,1 juta) dengan rincian :

1. Biaya vaksin per ekor Rp 300 ribu

2. Biaya obat cacing per 3 bulan 100 ribu per ekor, .setahun menjadi Rp 400 ribu, untuk 2 ekor menjadi Rp. 800 ribu


Total modal dan biaya dalam 1 tahun = Rp 142.200.000.(56.500.000+84.600.000+1.100.000)

Bila kucing tersebut menghasilkan dalam jangka waktu setahun 2 kali sebanyak 3 ekor dengan biaya adopnya 15juta per ekor maka dalam 1 tahun akan mendapatkan 90 juta.

Berarti bila kucing tersebut normal-normal saja dan cattery beroperasi secara normal maka secara bisnis akan rugi sebesar Rp 52.200.000 (142.200.000  - 90.000.000).

Nah bagaimana bila indukan tersebut ternyata sakit dan harus dirawat? atau malah tidak bisa melahirkan dalam waktu yang ditentukan, mati atau kualitas anakannya tidak sesuai dengan yang diharapkan? karena dari dua parents yang sama-sama bagus tidak semua anakannya akan bagus juga, ada yang kualitas pet/peliharaan atau bahkan juga mati.

Tentunya cattery tersebut akan mengalami kerugian yang lebih besar lagi. Belum lagi sang pemilik harus menyiapkan diri untuk kurang istirahatnya/bergadang bila ada lahiran.

Itulah mengapa bila pertimbangan awal menjadi cattery adalah "bisnis" maka cattery sangat tidak menguntungkan.

Tapi bila motivasi awalnya adalah hobby, maka menjadi cattery sangat menguntungkan. Mengapa?

Karena dengan menjadi cattery ia dapat menyalurkan hobbynya, memperluas pergaulan, dan meringankan biaya yang harus dikeluarkan dari kantong pribadinya untuk menyalurkan hobbynya.

Nah termasuk yang manakah anda?

Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments

826027